Hari ini aku tergelitik untuk menulis dan mengungkapkan rasa aneh yang bergemuruh dalam dada. Cuma gara-gara mantengin TIMELINE mood langsung berubah-berubah. Hampir di semua Timeline media sosial yang aku punya isinya sama semua. Gila ya, isu Ahok yang katanya menistakan Ayat Suci salah satu Agama. Yaa, sebut saja begitu kabar yang santer beredar diantara mereka yang turun ke jalan di Jakarta sana. Coba deh ditelaah baik-baik APA BENAR Ahok menistakan Ayat Suci?? Aku berbicara bukan karena aku tidak memeluk Agama yang sedang ‘dipeributkan’ itu yaa. Habisnya, isu yang rame di Jakarta, imbasnya sampe ke seluruh Indnesia. Sampai jadi Isu Nasional. Coba deh dipikirr! Pikiirr pake logika!!

Pertama, Aku teringat salah satu pelajaran yang pernah diajarkan padaku, “Sesungguhnya tidak ada orang yang dapat menjatuhkanmu ketika kamu tidak merasa jatuh. Tafsirmu sendiri-lah yang menjatuhkan dirimu sendiri”. Nah, sudah jelas Ahok menyatakan kalau TIDAK ADA NIATAN untuk menistakan Ayat Suci. Jadi buat apa harus merasa TERSINGGUNG. AMARAH itu hadir karena dibuat oleh diri sendiri kan?

Kedua, LUPAKAH KITA dengan INDONESIA? LUPAKAH KITA dengan PANCASILA? LUPAKAH KITA bahwa PERBEDAAN yang selama ini menghiasi NUSANTARA?! Disini aku tak sanggup membendung air mataku. Bahkan saat aku mengetik tulisan inipun air mata masih netes. Sakit!! Aku sakit melihat KITA yang melupakan JATI DIRI BANGSA kita sendiri. Aku merasa, mungkinkah diluar sana KITA DITERTAWAKAN?! Sejujurnya rasa ini tidak bisa aku tuliskan, entah. Aku merasa justru KITA yang menjatuhkan NUSANTARA. Dimana jiwa-jiwa yang menggenggam erat PERSATUAN?

Ketiga, HELL-Ooo sudah berapa kali isu AGAMA ini menjadi HEADLINE di INDONESIA??? Bukankah semua MANUSIA itu SAMA? Kenapa harus di bedakan oleh AGAMA? Kalau boleh berbicara secara frontal, maka aku akan berkata. KENAPA TIDAK KAU HAPUSKAN SAJA AGAMA DARI SEMESTA INI TUHAN? JIKA AGAMA JUSTRU MENJADI PEMECAH BELAH INSAN CIPTAAN-MU? Ya ampun, LUPAKAH bahwa setiap AGAMA itu mengajarkan KEBAIKAN? Intinya gini deh, bagi MEREKA yang memiliki KEPERCAYAAN tidak mungkin menebar DENDAM dan AMARAH! Lagipula, memeluk SEBUAH KEPERCAYAAN itu adalah HAL yang sangat INTIM. Buat apa diributkan, diramaikan, digembar-gemborkan?

Ahh sudahlah, mungkin celotehanku hanya segelintir dari triliunan celotehan di Semesta ini. Yang aku YAKINI hari ini adalah, SEMESTA pasti akan berada pada TITIK SEIMBANGNYA. KETIKA memang TUHAN itu ada, maka DIA tentu tidak akan membiarkan MANUSIA menghakimi MANUSIA lain.

Advertisements